Ayat Al-Quran tentang Menahan Marah
Kumpulan rujukan awal ayat Al-Qur'an tentang menahan marah, dilengkapi struktur penjelasan, konteks penggunaan, FAQ, dan catatan verifikasi.
Ayat Al-Qur'an tentang Menahan Marah
Berikut pilihan ayat yang berkaitan dengan tema ini. Gunakan sebagai titik awal untuk membaca teks Arab, transliterasi, terjemah, audio, serta membuka konteks surahnya.
الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ فِى السَّرَّۤاءِ وَالضَّرَّۤاءِ وَالْكٰظِمِيْنَ الْغَيْظَ وَالْعَافِيْنَ عَنِ النَّاسِۗ وَاللّٰهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَۚ
Al-lażīna yunfiqūna fis-sarrā'i waḍ-ḍarrā'i wal-kāẓimīnal gaiẓa wal-‘āfīna ‘anin-nās(i), wallāhu yuḥibbul-muḥsinīn(a).
(yaitu) orang-orang yang selalu berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, orang-orang yang mengendalikan kemurkaannya, dan orang-orang yang memaafkan (kesalahan) orang lain. Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan.
وَالَّذِيْنَ يَجْتَنِبُوْنَ كَبٰۤىِٕرَ الْاِثْمِ وَالْفَوَاحِشَ وَاِذَا مَا غَضِبُوْا هُمْ يَغْفِرُوْنَ ۚ
Wal-lażīna yajtanibūna kabā'iral-iṡmi wal-fawāḥisya wa iżā mā gaḍibū hum yagfirūn(a).
(Kenikmatan itu juga lebih baik dan lebih kekal bagi) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan-perbuatan keji, dan apabila mereka marah segera memberi maaf;
وَعِبَادُ الرَّحْمٰنِ الَّذِيْنَ يَمْشُوْنَ عَلَى الْاَرْضِ هَوْنًا وَّاِذَا خَاطَبَهُمُ الْجٰهِلُوْنَ قَالُوْا سَلٰمًا
Wa ‘ibādur-raḥmānil-lażīna yamsyūna ‘alal-arḍi haunaw wa iżā khāṭabahumul-jāhilūna qālū salāmā(n).
Hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih itu adalah yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang bodoh menyapa mereka (dengan kata-kata yang menghina), mereka mengucapkan, “Salam.”
وَلَا تَسْتَوِى الْحَسَنَةُ وَلَا السَّيِّئَةُ ۗاِدْفَعْ بِالَّتِيْ هِيَ اَحْسَنُ فَاِذَا الَّذِيْ بَيْنَكَ وَبَيْنَهٗ عَدَاوَةٌ كَاَنَّهٗ وَلِيٌّ حَمِيْمٌ
Wa lā tastawil-ḥasanatu wa las-sayyi'ah(tu), idfa‘ bil-latī hiya aḥsanu fa'iżal-lażī bainaka wa bainahū ‘adāwatun ka'annahū waliyyun ḥamīm(un).
Tidaklah sama kebaikan dengan kejahatan. Tolaklah (kejahatan) dengan perilaku yang lebih baik sehingga orang yang ada permusuhan denganmu serta-merta menjadi seperti teman yang sangat setia.
Makna Umum Tema Menahan Marah
Tema menahan marah dapat dipahami sebagai pintu masuk untuk membaca ayat secara lebih terarah. Halaman ini tidak dimaksudkan sebagai tafsir final, tetapi sebagai panduan awal agar pembaca lebih mudah menemukan ayat yang relevan dengan kebutuhan harian.
Untuk penggunaan yang menyangkut hukum, fatwa, atau keputusan keagamaan, ayat perlu dibaca bersama konteks, sebab turun, penjelasan ulama, dan rujukan tafsir yang dapat dipertanggungjawabkan.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apa ayat Al-Qur'an tentang menahan marah?
Beberapa rujukan awal dapat dilihat pada daftar ayat di halaman ini. Setiap ayat sebaiknya tetap dibaca bersama konteks surah dan rujukan tafsir yang jelas.
Apakah ringkasan halaman ini bisa dijadikan fatwa?
Tidak. Ringkasan dan bantuan AI hanya membantu pencarian awal. Untuk hukum agama, rujuk kepada ulama atau lembaga yang berwenang.
Bagaimana cara memverifikasi ayat dan terjemah?
Cocokkan nomor surah dan ayat dengan mushaf, terjemah resmi, dan tafsir yang kredibel sebelum digunakan sebagai materi utama.
Lanjutkan ke Fitur Pendukung
Gunakan fitur lain untuk membaca Al-Quran lengkap, menghitung zakat, berdzikir, atau mengecek arah kiblat.